UNAS di Ujung Tanduk
Sehubung dengan adanya ujian nasional atau yang sering kita dengar dan ucapkan dengan UNAS yang semakin hari semakin mendekat mamburu dan menghantui para pelajar tertua di kalangan sekolah baik itu dari SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang sederajat, meskipun dalam perjalanan UNAS banyak sekali konfrontasi yang menitik beratkan tentang tetap atau tidaknya UNAS karena banyak sekali penerimaan sekolah yang lebih tinggi, maupun pencarian pekerjaan, sangat sekali tergantung pada sosok UNAS. maka dari itupun banyak sekali golongan-golongan yang menentang adanya UNAS karena beranggapan UNAS adalah segalanya atau panentuan sekolah selama belajar beberapa tahun.
dan dilain pihak banyak sekali ognum yang mendukung terlaksananya Ujian Nasional ini karena dianggap sebagai daya gedor siswa untuk mencapai sebuah prestasi yang terbaik, tetapi kenyataanyang kita lihat dengan mata kepala sendiri atau tidak dan sering kali terngiang di telinga kanan dan kiri bahwasannya UNAS banyak sekali menimbulkan kecurangan-kecurangan oleh ognum-ognum tertentu yang menginginkan hasil tanpa Ikhtiar (mengikuti peraturan yang berlaku) dan Do'a, kejadian-kejadian yang tidak feer ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah mengejar nilai saja bukan yang terkandung di dalamnya.
Sehubung dengan adanya ujian nasional atau yang sering kita dengar dan ucapkan dengan UNAS yang semakin hari semakin mendekat mamburu dan menghantui para pelajar tertua di kalangan sekolah baik itu dari SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang sederajat, meskipun dalam perjalanan UNAS banyak sekali konfrontasi yang menitik beratkan tentang tetap atau tidaknya UNAS karena banyak sekali penerimaan sekolah yang lebih tinggi, maupun pencarian pekerjaan, sangat sekali tergantung pada sosok UNAS. maka dari itupun banyak sekali golongan-golongan yang menentang adanya UNAS karena beranggapan UNAS adalah segalanya atau panentuan sekolah selama belajar beberapa tahun.
dan dilain pihak banyak sekali ognum yang mendukung terlaksananya Ujian Nasional ini karena dianggap sebagai daya gedor siswa untuk mencapai sebuah prestasi yang terbaik, tetapi kenyataanyang kita lihat dengan mata kepala sendiri atau tidak dan sering kali terngiang di telinga kanan dan kiri bahwasannya UNAS banyak sekali menimbulkan kecurangan-kecurangan oleh ognum-ognum tertentu yang menginginkan hasil tanpa Ikhtiar (mengikuti peraturan yang berlaku) dan Do'a, kejadian-kejadian yang tidak feer ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah mengejar nilai saja bukan yang terkandung di dalamnya.
meskipun UNAS terjadi atau tidak takmasalah, bukan?, yang terpenting dalam halini adalah Ikhtiyar dengan cara belajar dengan rajin dan tekun, selalu ingat pada Allah SWT dan selalu siap untuk menanggung semua resiko apapun yang terjadi.

tul! terus belajar. ga usah direken soal jadi apa ganya UNAS.
ReplyDelete@lek eshabe: ya oqelah kalu begituw!, NB : mhon follow ke blogku!
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete:28
ReplyDelete:31
ReplyDeletenyoba =))
ReplyDeletenjajal
ReplyDeletehttp://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif
:))
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletepiye carane follow?
ReplyDelete:a:
ReplyDelete:g:
ReplyDelete